Serangan

Rabu, Agustus 24, 2016

https://id.pinterest.com/pin/AXcVjHsWCvW7x2yS05VhHQH2-935C1bucoX9aBX2MfOGQbf34Afbc2c/

Malam ini rindu seperti geriliyawan 
Datang tiba-tiba dan menyerang
Aku pasrah dan menyerah
Tapi rindu tak pernah puas dan terus menyerang

Dalam kepasrahanku Chairil datang
Membisikan kata-kata penghinaan;
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.*

Semarang, 2016

*Salah satu baris dalam puisi Chairil Anwar; Sia-sia.

You Might Also Like

0 komentar