Hamil Muda

Senin, Juli 18, 2016

Kira-kira minggu terakhir bulan puasa kemarin aku pulang ke Pekalongan karena masa perkuliahan sudah habis. Saat sampai di rumah aku dikagetkan dengan anggota keluarga kita yang hamil muda. Entah siapa yang menghamilinya enggak jelas. Ditanya yang ngehamilin siapa juga nggak jawab. Soalnya yang tak tanya kucing.

Iya, kucingku hamil muda. Kalau ada yang penasaran cerita tentang kucingku ini, silahkan buka cerita ini atau cerita yang ini. Nggak nyangka kucingku udah hamil aja. Nggak tau kucing mana yang ngehamilin, tapi sepertinya dia kucing yang nggak bertanggung jawab, nggak pernah nengokin yang dihamilin. Cuma mau enaknya, pas hamil malah ditinggalin. Huh, dasar kucing kardus, kucing karpet, kucing kencrot!

Kayaknya kucingku ini pacarannya diam-diam. Soalnya aku nggak pernah lihat dia bawa pacarnya ke rumah. Mungkin takut dilarang sama majikannya. Padahal kalo dia bilang baik-baik ke aku dan ijin kalo mau pacaran, pasti tak bolehin. Asal calonnya dari keluarga baik-baik. Tapi akhirnya malah gini. Pacaran nggak bilang-bilang. Ujung-ujungnya malah dihamilin. Terus ditinggal pergi.

Yang paling rewel saat kucingku hamil adalah Ibu dan Mbak ketigaku. Dia paling nggak setuju kalo kucing di rumah nambah. Pas aku sampe rumah pun akhirnya kita diskusi tentang kucingku yang mendadak hamil ini.

"Co, kucingmu hamil. Tuh anaknya mau diapain? Ibu nggak mau kalo kucingnya makin banyak." kata Ibuku.

"Iya tuh. Kucing satu aja udah bikin ruangan pesing gara-gara kadang pipis di dalem rumah." tambah Mbak ketigaku.

Aku merasa mereka berdua bersekongkol untuk merenggut hak kucingku, yaitu hak tinggal di dalam rumah.

"Apa Ibunya dibuang aja kalo anaknya udah gede? Ambil aja anaknya, Ibunya udah nggak bagus kalo habis melahirkan." usul Mbak ketigaku.

"Ya jangan. Pokoknya jangan dibuang semua. Lha wong itu kucingku. Pokoknya kita asuh semuanya." kataku.

"Siapa yang mau ngasuh?" kata Ibu.

"Aku lah." jawabku.

"Kan kamu di Semarang." balas Ibu.

"............" Aku diem. Nggak bisa jawab.

Akhirnya setelah diskusi yang memojokan nasib kucingku dan anak-anaknya, keluargaku mau mengurus kucingku yang sedang hamil muda.

******

Beberapa minggu berlalu. Hari jum'at kemarin rencananya aku mau balik ke Semarang. Jam 9 pagi aku pulang ke rumah karena malamnya aku tidur di rumah temen.

"Cooooooo... Kucingnya udah lahiran." teriak Bapakku dari samping rumah.

"Tuh, urusin anak-anakmu." kata Mbak ketigaku.

Aku langsung girang dan berlari ke samping rumah. Aku lihat kucingku sedang tidur di ember yang berisi pakaian-pakaian bekas. Di sampingnya ada tiga kucing kecil. Dua kucing mirip sama Ibunya. Warnanya di dominasi putih dengan sedikit bercak kuning. Dan yang satunya kucing dengan tiga warna. Putih, kuning, dan hitam. Bahagia banget lihatnya.

Selain aku, yang seneng kalo kucingku lahiran adalah Zarin, keponakanku. Dia suka banget sama kucing. Tapi karena dia masih kecil jadi dia nggak tau apa-apa. Kadang dia mau ngambil anaknya buat dimainin. Pas dilarang malah nangis, dan minta lihat anak kucingnya terus.

Jelas yang paling bahagia adalah aku dan kucingku. Dia berhasil melahirkan tiga anak dengan sehat dan selamat. Semoga anaknya menjadi anak yang sakinah mawaddah dan warrohmah. Bisa bermanfaat bagi kucing lain. Dan menjadi kucing yang baik. Amin.

You Might Also Like

11 komentar

  1. wah pasti lucu banget ituu..gue juga pingin banget bisa melihara kucing. di rumah gue juga punya kucing namanya jelli. tapi karena gue di jakarta ngekost jadi nggak mungkin bisa melihara kucing..
    jadi inget jaman gue masih tinggal sama nenek gue dan keluarga besar. tante gue melihara kucing dan kucingnya demen banget hamil..dan kalo ngelahirin itu dia ke lemari baju. berdarah darah deh jadinya semuany..tpi tante gue tetep aja bahagiaaaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya lucu banget. Tapi susahnya ya ngebersihin darah yang kemana-mana itu.

      Hapus
  2. hahhaha kutiil, gua kira siapa yang hamil. Ternyataa... assudahlah...
    itu harus di cari dulu siapa bapaknya, lapor ke polisi, tapi jangan ke polisi yang ada di kantor, lapornya ke polisi tidur aja. Biasanya polisi tidur sering menjadi saksi terjadinya perzinahan diantara kucing-kucing sekitar.
    bisa kalii masukin fotonya juga, kali aja bisa di adopsi wkkw

    BalasHapus
  3. Samaan nih kayak ibu gue, tiap pinya kucing hamil rencananya adalah anaknya diambil, ibunya dibuang. Makanya skrg tiap melihara kucing selalu yg cowok,biar rumah gak penuh kucing. Kucing kecil itu lucu, tapi kelucuannya akan hilang saat dia mencret dimana2 huhu

    BalasHapus
  4. Kirain tadi yang hamil muda siapa gitu, eh ternyata kucingnya haha. kamu masih termasuk beruntung lah masih dibolehin pelihara kucing di rumah, bahkan sampai bisa melahirkan anak banyak gitu, kalau aku mah nggak dibolehin, padahal daridulu juga pengen pelihara kucing.

    JAhat banget itu ya yang tega menghamili kucingmu. semoga aja bapak mereka punya watak yang baik, siapa tahu nanti bisa menurun ke anaknya. Btw, mau diberi nama siapa aja nih ketiga kucing yang baru lahir itu?

    BalasHapus
  5. Kadaaal buncit, opening nya kampret kerennya . .

    Yaaaah berarti kucingnya Janda dong.
    Eh kasih photo nya sob, siapa tau temen gue ada yang mau ngadopsi :D

    Atau siapa tau kita bisa jadi besanan, berhubung gue juga prihatin sama keadaan kucing-kucing lu yang tanpa bapak.
    ~ Dengan ini saya "Novias Candra Gunawan" selaku wali dari kucing laki menyataken bahwasannya ingin meminang kucing anda. Walaupun kucing gue juga ngga tau masih perjaka atau engga, paling tidak kucing yang satu ini memiliki sifat yang sama kayak owner nya yaitu "Pecinta Janda"

    BalasHapus
  6. gue mau tanya co sama elo, dari pada tau kalau kucing elo masih muda? hehe . Saran gue sih jaga pergaulan aja sih kucing. jangan sampai kucing tak bertanggung jawab ya. hahaha

    BalasHapus
  7. Hahahaa.. sialan kirain kau hamilin anak orang co.
    Wasyikk ..
    drama banget antara kau dan kucingmu.
    Perlu diadakan selametan itu biar kucinge sehat berguna bagi bangsa dan negara.

    BalasHapus
  8. Aduuuhhh selamat ya atas kelahiran anak kucing mudanya moga anak anaknya bisa menjadi sukses nanti kelak besarnya *lah

    Oh iya btw mba nana udah follow blog ini, boleh minta followbacknya mas? :)

    willynana.blogspot.com

    BalasHapus
  9. Wah, semoga kucing-kucingnya jadi anak kucing yang berbakti bagi induknya. Hehe

    BalasHapus
  10. kirain orang, eh malah kucing!hehehe

    BalasHapus