Habis UAS Terbitlah Lomba

Jumat, Desember 12, 2014

"Lomba tlah tiba, lomba tlah tiba, hore hore hatiiikuu gembiiraaa ... "

Akhirnya dengan beberapa kesialan yang terjadi pada aku, UAS di Sekolahku sudah selesai. Niatnya mau ngerayain selesainya UAS ini dengan botakin kepala pengawas yang killer, tapi niat itu kami urungkan, karena ternyata pengawasnya sudah botak.

Selesai UAS banyak anak-anak yang senangnya melebihi disapa gebetan di depan kelas waktu pulang Sekolah. Ada yang ngerayain-nya dengan salto-salto di depan ruangan ujian. Ada yang ngerayain-nya dengan cara mau tidur dari sore sampai nggak bangun lagi, karena niatnya mau balas dendam sewaktu ujian tidak pernah tidur sore gara-gara belajar buat ujian. Aku ngerayain-nya dengan jadian sama gebetan yang lagi ngerayain dengan salto-salto sambil tiduran dan nggak bangun-bangun lagi. Maaf yang terakhir bohong, maaf.

Setelah selesainya UAS, ada beberapa lomba yang diadakan Sekolah. Yah, kegiatan ini mungkin bertujuan untuk menyembuhkan beberapa siswa yang terkena pembesaran otak 10cm akibat terlalu banyak mnghafalkan materi-materi ujian. 

Salah satunya adalah lomba basket antar kelas. Ya, liga basket ini memang sudah dari dulu di laksanakan, dan ini kali ketiganya kelas kami mengikuti lomba ini. Ini adalah ajang yang menentukan kelas mana yang kelihatan paling macho, dan pertandingan ini sangat tidak cocok untuk aku yang lebih terlihat maho dibanding macho. Oke, mungkin aku akan lebih terlihat lumayan keren jika main di pertandingan ini. Tapi itu cuma harapanku.

Saat pengundian pertandingan, kelas kami mendapat lawan 12 IPA 5, lawan yang lumayan sulit. Sekedar informasi, kelas yang ada pemain basketnya biasanya lebih di unggulkan. Sedangkan di kelas kita bukannya banyak anak-anak yang atletis tetapi anak-anaknya pada autis. Tapi untungnya dari sekian banyak cowok maho di kelasku, ada satu cowok yang ikut di tim basket SMA. Seketika kami sujud-sujud dan memuja anak itu, bahkan tidak jarang ada anak yang rela mijitin kakinya dan ngerjain tugas remidinya biar main di liga basket.

Pertandingan pertama kelas kami di mulai hari kamis kemarin dan melawan kelas yang tidak ada pemain basketnya. Yoi bro, kelas kami lebih di unggulkan. Akhirnya pertandinga pertama kami di mulai, dengan yel-yel "ikeh-ikeh kimochi" teman-teman sekelas kami mendukung anak-anak yang main. Banyak adik-adik kelas yang menonton pertandingan ini. Harapan buat tampil keren akhirnya akan terwujud. Tapi apa daya, adik-adik kelas itu menyemangati temanku yang bisa main basket dan ada di tim basket SMA. Dan terjadi lagi, aku kalah populer.

Di pertandingan kali ini aku main dari babak pertama, dan kelas kami memimpin pertandingan di menit-menit awal. Kami lumayan sulit untuk mencetak score. Salah satu pemain kami menguasai bola, dan mulai men-dribble ke arah ring lawan. Dan aku lari-lari membabi tuli karena membabi buta sudah terlalu mainstream. Akhirnya point pertama kami di dapat dari lay up. Pertandingan berjalan lagi, sorak-sorak penonton yang bukan di tunjukan untuk menyemangati aku bergemuruh di lapangan. tidak lama kemudian, point kedua kami didapat dengan mudah. Tapi ternyata kami lengah, tim lawan berhasil mencetak angka, dan babak pertama selesai dengan angka 4-2.

Babak kedua tim lawan mulai mengimbangi permainan kami, kami semakin khawatir. Aku mulai berpikir akan melakukan tindakan ekstrim, yaitu kejang-kejang di tengah lapangan biar pertadingan dihentikan, tapi niat itu aku urungkan karena aku masih punya kemaluan. Dan kekhawatiran itu akhirnya terjadi, tim lawan mulai menyamakan kedudukan. Kami semakin bermain kacau, dan aku berdoa semoga tiba-tiba aku kesurupan setan yang jago main basket. Tapi sepertinya doaku tidak akan terjawab. Di saat kita mulai frustasi akhitnya, anak yang bisa main basket dan ada di tim basket SMA itu lagi-lagi mencetak score. Pertdaningan selesai, kami semua histeris bersama-sama. Sebenarnya ada niatan mau berpelukan, tapi apadaya kita semua sadar bagaimana jika satu tubuh laki-laki yang berkeringat bercampur dengan tubuh laki-laki yang lain.

Setelah di pertandingan pertama kami menang, di pertandingan kedua ini kami akan melawan kelas 11 B. Kelas ini punya dua pemain basket, dan kalian tahu lah mana yang lebih di unggulkan. Tahun kemarin kami juga sempat melawan kelas ini di perempat final, dan hasilnya kami kalah. Dengan niatan balas dendam dari tahun kemarin, kali ini kami semua berambisi menang dengan kelas 11 B. Pertandingan berlangsung tadi siang. Dengan semangat "ikeh-ikeh kimochi", kelas kami berusaha dengan keras.

Babak pertama di mulai, dan aku di cadangan di pertandingan ini. Di menit pertama tim lawan langsung mencetak memimpin pertandingan. Kami kewalahan di pertandingan kali ini. Tapi dengan semangat "ikeh-ikeh kimochi" dan ambisi untuk balas dendam tahun lalu, kami berusaha sekuat tenaga. Pertandingan mulai berjalan lagi dan kami mulai mengimbangi lawan. Dibuktikan dengan berakhirnya babak pertama tim kami hanya tertinggal 1 angka.

Babak kedua di mulai, dan beberapa menit kemudian aku masuk menggantikan temanku. Babak kedua ini sangat panas. Aku menjaga pemain yang bisa main basket, ini ibarat babi yang sedang memburu singa. Ya, aku kalah segalanya, postur, stamina, maupun kepopuleran. Sial, seketika aku menyesali ketidak populeranku. 

Babak kedua tim lawan semakin ganas, dan menjauhkan point dari tim kita. Para pemain sudah pada loyo, pun demikian dengan aku yang dari tadi hanya lari-lari tanpa mendapat bola. Kami hampir mempunyai harapan ketika berhasil memperpendek jarak point dengan lawan. Tapi ternyata dewi fortuna tidak memihak kami, beberapa foul dari pemain kami di manfaatkan dengan apik. Hasilnya tahun ini kami kalah lagi. Dan aku gagal jadi populer lagi.

Sebenarnya liga basket tidak hanya cowok saja yang main, tetapi cewek juga main. Tetapi sangat menyedihkan jika aku ceritakan bagaimana jalannya pertandingan cewek kelas kami.

Kami kalah postur, pengalaman, dan kepopuleran. Mungkin jika alasan kami menang bukan untuk balas dendam tapi untuk balas budi, jalan kemenangan kita akan lebih dimudahkan oleh Tuhan. Meskipun kalah semangat kami tetap "ikeh-ikeh kimochi". Terimakasih buat anak yang bisa main basket dan masuk tim basket SMA, karena ada dia kemaluan kami bisa sedikit berkurang.

You Might Also Like

68 komentar

  1. Haha. Buat refreshing lah itu lomba. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, buat dinginin otak sehabis uas :D

      Hapus
  2. Haha, jangan nyari kepopuleran, tapi cari asiknya, buat ngilangin stres UAS :D
    Itu yelyel serem amat -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyari kepopuleran di tengah keasyikan :D
      Yelyel-nya greget, hahahaa.

      Hapus
  3. Di sekolah gue sring banget kayak gini bro :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kegtan kayak gini emang penting, buat refreshing otak :D

      Hapus
  4. Haaaaaaaa kemaluan lu, berkurang?

    Semoga kembali semangat, ya. Hingga bisa melanjutkan perjuangan sekolah selanjutnya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kadar kemaluan saya berkurang :D
      Sip, kembali semangat setelah terjatuh :))

      Hapus
    2. Aisss, bisa ilang ya? Serem amat...

      Kunci belajar yang sukses adalah Be Your Self

      Hapus
  5. Cerita lu tentang lomba habis UAS yang di tempat gue terkenal dengan nama "class meeting" bikin gue keingat kejadian tahun lalu, ketika kami dibantai 9-4 pas futsal lawan Kelas XII IPS yang isinya pemain profesional semua. Gila, malu banget :3

    Oh iya, itu yel-yelnya beneran diteriakin? Ceweknya ikutan gak? -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sih namanya. Emang lawan pemain profesional itu bikin nyesek, pertandingan bukan final pun terasa kayak final. Nyesek tuh di bantai sampai ketinggalan 5 angka :v

      Iya beneran di teriakin. Malah yang neriakin cewek2nya, dengan semangatnya mereka neriakin yel-yel tanpa tahu artinya. Hahahah :D

      Hapus
  6. Kalo di sekolah saya, habis UAS terbitlah remed.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, itu kegiatan habis uas yang sangat suram

      Hapus
  7. jaman aku SMA juga ada kayak gitu.. namanya class meeting kalo gak salah.
    biar bikin muridnya sibuk terus aja sih. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bikin muridnya sibuk terus kegiatan2an nya, tapi asik :D

      Hapus
  8. Classmeet emang gitu. Seru. Selain nyari kemenangan juga ada yang nyari pacar. Hayoloh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru lagi kalo habis juara terus dapet pacar, hahahah.

      Hapus
  9. Udah nggak apa-apa meskipun kalah atau nggak popular, yang penting badan lo sehat bro karena event tersebut. Hahahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sehatnya habis acara ini, besok-besoknya loyo lagi. Hahahaha.

      Hapus
  10. Udah jomblo kalah segalanya pula.. terkadang hidup emang gak adil buat jomblo. Sabar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya emang nggak adil, sabar aja ya mblo :(

      Hapus
    2. Yaudah.. biar ngerasain menang jangan main basket.. coba ajakin main balap angklung aja.. sapa tau juara.

      Hapus
    3. Atau main basket tapi bolanya pake angklung ? Mungkin kesempatan juaranya lebih besar.

      Hapus
  11. Gapapa deh kalah, yang dicari juga kan seru pas mainnya. Hehehe. Oit salam kenal ya. \:D/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, yang dicari serunya. Salam kenal juga mbak Deva :D

      Hapus
  12. wahahaha seru habis lomba nya y bang walau kalah menang hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seru banget, apalagi kalo menang terus :p

      Hapus
  13. Cieee kalah cieee....
    Gapapa, nggak selalu mereka yg menang itu populer dan lebih shining daripada yg kalah. :D Terus berusaha untuk jadi gaul dan populer ya! #ehh

    BalasHapus
  14. iya lomba gitu mah tujuannya cuma buat Tebar pesona di seantero sekolahan haha

    BalasHapus
  15. Iya jaman classmeeting SMA dulu. Pasti endingnya gw berantem sama kakak kelas ahahaha gara-gara ngga terima kemenangan wkwk

    BalasHapus
  16. Wuih, anak basket juga ya? Berarti sama kita wkwk. *padahal gue jarang main basket*
    Tenang bro, gak ada kata gagal di dunia ini tapi mungkin belum saatnya aja, hehe. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan anak basket kok, cuma anak yang suka nonton pertandingan basket :D
      Yoi bro, mungkin kali ini gagal tapi besok-besok bisa berhasil.

      Hapus
  17. Gue nggak ngerti sama semangat 'ikeh-ikeh kimoci' apakah membawa dampak besar sama tim basket kelas lo atau nggak sama sekali. Tapi bagus sih lo tetap menjunjung semngat 'ikeh-ikeh kimochi'...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Entahlah, tapi semngat itu yang membuat kelas kami jadi semangat dan kompak, hahaha.

      Hapus
    2. ikeh-ikeh kimochi itu desahan kan artinya? hahaha

      Hapus
  18. Awas lho pengawasnya baca de wkwk
    #havefun buat lombanya :)

    Salam blogger dari sugihfenny.blogspot.com :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha nggak papa kak :p
      Iya, tunggu kunjungan balik dari saya :D

      Hapus
  19. asik ya ada lomba basketnya, sekolah gue dulu gak pernah ada perlombaan basket, jangankan perlombaan, tim basketpun gak ada -_______- gak masalah kalah, yang pentingkan udah ikut berpartisipasi, coba keburuntangan di tahun selanjutnya aja :v
    semangat "ikeh-ikeh kimochi" artinya apaan sih??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suram, nggak ada tim basketnya, nggak bisa lihat cowok-cowok keren :p
      Tahun depan udah lulus kak ._.
      Mendingan nggak usah tau artinya semangat "ikeh-ikeh kimochi" kak, artinya mengerikan :p

      Hapus
  20. "habis uas terbitlah lomba", ini enak. lah gue, "habis uas terbitlah remed" bwahaha tapi sehabis remed ada class meeting, mayan lah refreshing otak xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah.. itu kegiatan yang suram, bukannya refresing otak malam meres otak lagi xD
      Remed oh remed.

      Hapus
  21. pertandingan yang sangat seru... dan sangat menghibur.... :D

    BalasHapus
  22. Class meetingku dulu ngapain yak? cuma jalan-jalan keliling sekolah gak jelas. pertandingan cuma buat anak cowok. ceweknya? euuuh... cuma ngerump doank.

    tapi apaan sih ikeh-ikeh kimochi? kelihatannya kok menyeramkan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak asik dong, ceweknya cuma jalan-jalan nggak jelas. Harusnya cewek ada lombanya, biar cowok-cowok bisa lihat cewek gaul ikutan lomba.

      Mending jangan tau deh. Anggap saja ikeh-ikeh kimochi itu sesuatu yang bisa ngekompakin sebuah kelas. Hahahaha.

      Hapus
  23. Wiih kayaknya ceritanya kebalik sama class meeting di sekolah gue nih mas, Alhamdulillah, kelas gue juara 2 basket pi, hehe... yang sabar ya mas, !! :p
    BTW ikeh ikeh kimochi apaan mas?? :o

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah keren juara 2, tapi palingan kamu nggak main kan :p
      Ini lagi nanya artinya. Mendingan jangan tau, anggap aja itu yel-yel yang bikin semangat 10 kali lipat :p

      Hapus
  24. Meskipun gagal populer tahun ini yang penting tetep "ikeh ikeh kimochi" ya di haha =D mungkin lo jg bakalan populer nantinya dengan ikeh ikeh kimochi yang lo gagasin haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tahun depan udah lulus. Jadi nggak bisa populer lagi disekolah :'v

      Hapus
  25. seru juga bro.
    clasmeetin kelas gue, futsal kalah dicurangin wasit.
    parah bener dahh. seharusnya menang 1-0. disusul gol curang 1-1.
    30 detik terakhir, kelas gue kalah gara-gara gol bunuh diri. :'))

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh bro, ngomong-ngomong followback blog gue dong :)

      Hapus
    2. Sakit banget tuh di curangi sama wasit. Dan sakit lagi harus kalah dengan gol bunuh diri :')

      Udah tak coba, tapi kok kotak "Follow my blog" nya nggak muncul ya ?

      Hapus
  26. waaah, asik banget jadi bikin gue inget sama jaman jaman dulu gue SMA..tiap kali ada tanding gitu abis test pasti rame abiss...kalau gue mah cuman jadi penggembira ajah...tiap ada lomba basket atau sepakbola palingan sama temen temen loncat loncat di tepi lapangaaaaaan...duh, jadi kangen masa SMA..hihihi..enjoy your youth, wahai anak mudaaaa

    BalasHapus
  27. Kepopuleran itu cuman bonus dari bakat yang kita miliki. Kalau lo gak punya bakat khusus dan tampang mumpuni, mending pasrah aja pada ilahi hahaha

    Emejing, bukannya tertekan dengan permainan lawan, malah tertekan dengan kepopuleran teman setim. Yang penting ikkeh ikkeh kimochilah haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkwk, beginilah orang yang pengen populer :D

      Hapus
  28. yah, niatnya mau rereshing, ternyata kalah. udah nggak terkenal, kalah lagi yak....
    tenang aja, kaknya sih ga cuman lo doang yg kyak gitu. masih bnyak lgi kok. kyaknya ya.... tapi klo cman lo sndri sih... ya emang bner'' hrus sabar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin cuma saya nih. Harus sabar banget -__-

      Hapus
  29. ceritanya jadi ngingetin masa masa SMA dulu, selesai UAS pasti ada class meeting. Tapi aku sih ngga pernah ikut lombanya, cuma jadi tim hore doang haha :D

    Nggg.... kayaknya kamu ngga cocok deh yaa jadi pemain basket. Pindah haluan aja gih, main kelereng atau petak umpet gitu, kali aja menang :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya emang nggak cocok nih kayaknya, cocoknya jadi pemain cinta, eaaaaa :v

      Hapus
  30. Ikeh ikeh kimochi... haha lucu jg istilahnya .. tp seru jg ya abis uas gt ada lomba.. cerita pertandingan basketnya boleh jg, untung ada satu anak di tim kmu yg anak basket jdnya timnya bisa menang di babak awal... meski babak selanjutnya gagal... abisnya niatnya cm bls dendam sih... hehe smga klu ada prtandingan brktnya... kls kmu bs juara^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalaupun ada pertandingan berikutnya, aku udah lulus kak :p Hahahaha

      Hapus
  31. Ibarat babi yang memburu singa hahaha

    BalasHapus