Semesteran, You Make Me Mad

Minggu, November 30, 2014

Tahun ketiga di SMA ini rasanya cepat sekali, padahal rasanya baru kemarin UTS, dan rasanya baru kemarin juga masuk SMA, dan baru kemarin juga lulus TK, dan baru kemarin juga keluar daru rahim ibu. Eh, sekarang udah mau semesteran aja. Rasanya dunia cepat sekali berputarnya.

Dan ini membuat aku 'gila' karena semesteran cepat sekali datang. Semesteran oh semesteran, bisakah di tunda dulu 1 abad lagi. Padahal aku belum siapin contekan rangkuman-rangkuman materi pelajaran. Ya, bagiku yang jarang bawa buku tulis dan jarang mencatat materi pelajaran ( jangan di tiru ya anak-anak ), semesteran adalah hal yang bisa membuat aku 'gila' seketika. Dan yang lebih gila lagi, banyak buku paketku yang hilang entah kemana. Oh, God why.


Sesuatu yang masih menjadi misteri adalah (mulai nggak nyambung), siapakah orang yang selalu membalas sms-ku waktu tengah malam buat tanya materi ulangannya. Suatu ketika, aku ketiduran dan bangun jam 1 malam, dan aku belum belajar sama sekali buat pelajaran UTS besok. Waktu terbangun dari tidur yang aku pikirkan hanya satu "Tuhan kenapa aku ketiduran?" dengan wajah nagntuk bercampur dengan frustasi, dan masih berharap kalau ini mimpi dan aku segera terbangun lalu melihat jam, ternyata masih siang. Tapi itu cuma harapan, ternyata ini memang sudah jam 1 malam.

Dengan semangat UTS kemudian aku bangkit, walaupun masih ada rasa kesal gara-gara ketiduran. Lalu yang jadi masalah lagi adalah, aku tidak tahu materi buat pelajaran nanti. Seketika itu juga aku merasa ingin mengebom sekolahan dengan bom buku. Tapi niat itu aku urungkan, setelah aku pikir harga bahan baku untuk membuat bom ternyata mahal.

Akhirnya setelah berfikir selama 5 menit, aku mencoba untuk mnegecek handphone dan mengirim pesan yang isinya minta bantuan untuk di isiin pulsa dituliskan materi-materi buat ulangan. Pesan itu aku kirim ke semua nomor yang ada di kontak hp-ku. Nomor teman sekelas, nomor teman kelas sebelah, sampe-sampe nomor wali kelas aku kirimi pesan itu. Tapi sia-sia, tidak ada yang membalas pesanku. Dan siapa juga yang rela bangun jam 1 malam untuk membalas sebuah pesan. Mungkin hanya jomblo yang 5 tahun tidak dapat sebuah sms yang rela bangun jam segitu.

Rasa frustasiku semakin meningkat, melebihi rasa frustasinya cowok yang di putusin ceweknya dengan alasan "maaf kita putus dulu ya, soalnya aku nggak boleh pacaran sama Ibu, aku di suruh fokus belajar buat UN."

Aku coba lihat-lihat lagi nomor yang belum aku sms, dan tiba-tiba ada sebuah nomor yang bersinar di dalam hp-ku (ini bohong). Tiba-tiba keluar suara dari hp-ku "coba kirimlah pesan pada nomor ini." (ini bohong banget). *mulai ngaco*
Ada sebuah nomor yang tidak ada namanya di inbox hp-ku. Langsung saja aku kirim pesan itu sambil berharap kalau orang ini adalah jomblo yang selama lima tahun tidak menerima pesan. Setelah menunggu beberapa menit dengan harapan bahwa orang ini jomblo, akhirnya sebuah pesan masuk ke dalam hp-ku. Bertapa terkejutnya aku, nomor itu membalas sebuah pesan yang ber-isi materi-materi ulangan. Oh Tuhan, apakah ini yang namanya keajaiban. *nangis bahagia*

Setelah itu aku berterimakasih dan melanjutkan untuk belajar. Aku tidak tahu apa yang di lakukan orang itu malam-malam begini. Mungkinkah dia benar-benar jomblo yang rela bangun saat mendengar sebuah pesan yang masuk ke hp nya, ataukah malaikat yang di kirimkan untuk membantu aku. Entahlah, yang penting aku tertolong.

Hari berikutnya aku ketiduran lagi, dan mencoba bertanya pada orang itu lagi. Dan bertapa terkejutnya aku, dia membalas sms-ku walaupun sudah tengah malam. Itu berulang sampai 3 kali, dan aku pun belum tahu siapa orang itu. Jadi siapa orang yang selalu membalas sms-ku waktu tengah malam untuk tanya materi ulangan? Itu masih menjadi sebuah misteri.

You Might Also Like

8 komentar

  1. jadi siapa orang itu ? bukan gue kok serius bukan gue -__- haha

    nikmati bro, ketika lo udah lulus lo bakal kangen masa masa itu ...

    BalasHapus
  2. jangan2 elu ya ? -_____-
    haha iya, nanti pngen ngulangi lagi :D

    BalasHapus
  3. Nraktir temen yang pinter saat UAS juga perlu loh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biar di kasih tau jawabannya waktu UAS ya :D

      Hapus
  4. Semangat semesteran, dong. Ingat senyum orang tua biar tambah semangat. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ingat kamu juga biar semangat, iya kamuuu :D

      Hapus
  5. ini tahun kedua gue di SMA , dan besok ini adalah uas hari terakhir.
    dan selama uas ini , gue nggak belajar sama sekali gara2 nggak mau ambil pusing.
    biar nanti SMA 3 aja stress nya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini anak greget banget, numpuk kadar stresnya di kelas tiga -___-

      Hapus